PAKET WISATA PULAU SANGIANG, BANTEN
0
komentar
Paket Wisata
-
Pulau Sangiang, yaitu suatu pulau kecil yang terdapat di Selat Sunda, yaitu pada Jawa serta Sumatra. Dengan cara administratif, pulau ini terhitung dalam lokasi Kabupaten Serang, Banten. terdapat di titik kordinat pada 105′49′30″ - 105′52′ Bujur Timur 5′56′ - 5′58′50″ Lintang Selatan.
Jarak tempuhnya cuma memerlukan saat lebih kurang 45 menit dari Anyer, dengan memakai kapal atau perahu bermotor. Keindahan alamnya, berbentuk terumbu karang serta pantai.
Pulau Sangiang yang saat ini jadikan Taman Wisata Alam awal mulanya adalah Cagar Alam seluas 700, 35 Ha Lalu pada th. 1991 perairan di seputar lokasi dirubah jadi Taman Wisata Alam Laut seluas 720 ha. Pada tanggal 8 Februari 1993 lewat SK Menteri Kehutanan No. 55/Kpts-II/1993 lokasi Cagar Alam dirubah fungsinya jadi Taman Wisata Alam dengan luas 528, 15 ha.
Pulau ini dikelilingi oleh pantai yang berpasir putih salah satunya Pantai Pasir Panjang serta Pantai Batu Mandi. Pantai itu dihiasi oleh tanaman bakau. Pantai ini benar-benar pas untuk nikmati sunset serta berenang di perairan.
Jarak tempuhnya cuma memerlukan saat lebih kurang 45 menit dari Anyer, dengan memakai kapal atau perahu bermotor. Keindahan alamnya, berbentuk terumbu karang serta pantai.
Pulau Sangiang yang saat ini jadikan Taman Wisata Alam awal mulanya adalah Cagar Alam seluas 700, 35 Ha Lalu pada th. 1991 perairan di seputar lokasi dirubah jadi Taman Wisata Alam Laut seluas 720 ha. Pada tanggal 8 Februari 1993 lewat SK Menteri Kehutanan No. 55/Kpts-II/1993 lokasi Cagar Alam dirubah fungsinya jadi Taman Wisata Alam dengan luas 528, 15 ha.
Pulau ini dikelilingi oleh pantai yang berpasir putih salah satunya Pantai Pasir Panjang serta Pantai Batu Mandi. Pantai itu dihiasi oleh tanaman bakau. Pantai ini benar-benar pas untuk nikmati sunset serta berenang di perairan.
Menjelajahi segi pesisir Pulau Sangiang adalah satu diantara aktivitas favorite untuk wisatawan. Tak hanya mendaki tebingcuram, wisatawan dapat juga nikmati panorama gua tempat bersarangnya beberapa ratus kelelawar. Di perairansekitar gua itu terkadang nampak segerombolan ikan hiu yang menanti kelelawar yang jatuh untuk santapannya. Trekking lewat jalan kecil yang seputarnya rimba yang tetap dilewatkan tumbuh dengan cara alami juga benar-benar mengasyikkan.
Di lokasi Taman Wisata Alam Pulau Sangiang juga ada beragam sarana serta spot wisata seperti :
- Bangunan dan Meriam Jepang Peninggalan Perang Dunia II (Spot Foto)
- Reruntuhan Resort (Spot Foto)
- Pantai Batu Mandi Utara (Spot Sunset, bisa untuk mendirikan tenda)
- Menara Pandang (Spot Foto)
- Batu Raden ( Spot Snorkeling dan Diving )
- Berlin Wall ( Spot Snorkeling dan Diving )
- Tembuyung - Dermaga Utama Pulau Sangiang (Bisa untuk mendirikan tenda, Spot Snorkeling dan Diving )
- Rawa Tembuyung (Spot Foto)
- Legon Waru (Spot Snorkeling dan Diving )
- Muara Hutan Bakau (Canoing)
- Perkampungan Penduduk (Spot Foto)
- Pantai Pasir Panjang (Spot Foto dan bisa untuk mendirikan tenda)
- Legon Bajo ( Spot Snorkeling dan Diving )
- Tanjung Bajo Timur ( Spot Diving )
- Tanjung Bajo Barat ( Spot Diving )
- Kedondong Timur ( Spot Diving )
- Kedondong Barat ( Spot Diving )
- Gunung Gede ( Spot Diving )
- Goa Kelelawar ( Spot Diving )
- Depan Kampung ( Spot Diving )
- Batu Mandi Utara ( Spot Diving )
- Batu Mandi Selatan ( Spot Diving)
PAKET WISATA PULAU SANGIANG
2 Hari 1 Malam
START DARI
|
JAKARTA
|
DERMAGA PAKU, ANYER
|
HARGA
|
Rp. 599,000 per ORANG
|
Rp. 450,000 per ORANG
|
INCLUDE
|
transportasi pp dari jakarta
|
-
|
BBM, Driver dan tip guide
|
-
| |
Kapal Pelabuhan Paku - P. Sangiang PP
|
Kapal Pelabuhan Paku - P. Sangiang PP
| |
Kapal Snorkeling
|
Kapal Snorkeling
| |
Home Stay sederhana di pulau sangiang
|
Home Stay sederhana di pulau sangiang
| |
Makan 4x
|
Makan 4x
| |
Perizinan
|
Perizinan
| |
Guide dari arhan adventure
|
Guide dari arhan adventure
| |
Guide lokal
|
Guide lokal
| |
air mineral
|
air mineral
| |
EXCLUDE
|
Alat snorkling 50,000 per orang
|
Alat snorkling 50,000 per orang
|
Tip guide
|
Tip guide
| |
Belanja pribadi
|
Belanja pribadi
| |
Obat2an pribadi
|
Obat2an pribadi
|
One Day Trip
START DARI
|
JAKARTA
|
DERMAGA PAKU, ANYER
|
HARGA
|
Rp. 399,000 per ORANG
|
Rp. 299,000 per ORANG
|
INCLUDE
|
transportasi pp dari jakarta
|
-
|
BBM, Driver dan tip guide
|
-
| |
Kapal Pelabuhan Paku - P. Sangiang PP
|
Kapal Pelabuhan Paku - P. Sangiang PP
| |
Kapal Snorkeling
|
Kapal Snorkeling
| |
Makan 1x
|
Makan 1x
| |
Perizinan
|
Perizinan
| |
Guide dari arhan adventure
|
Guide dari arhan adventure
| |
Guide lokal
|
Guide lokal
| |
air mineral
|
air mineral
| |
EXCLUDE
|
Alat snorkling 50,000 per orang
|
Alat snorkling 50,000 per orang
|
Tip guide
|
Tip guide
| |
Belanja pribadi
|
Belanja pribadi
| |
Obat2an pribadi
|
Obat2an pribadi
|
Run Down 2 Hari 1 Malam :
Hari - 1
05.30 kumpul di meeting point jakarta
06.00 - 08.00 perjalanan menuju anyer
08.00 tiba di Pelabuhan Paku, Siap2 Nyebrang
08.00 - 09.30 Menuju Pulau Sangiang
09.30 - 10.30 Snorkling Spot Rawa Kedondong
10.30 - 11.30 Snorkling Spot Lagon Bajo dan lagon waru
11.30 - 13.00 Makan Siang
14.30 - 15.00 Explore Hutan Bakau, Menuju Kampung Sangiang
15.00 - 16.00 Bilas, Bersih2, Free Time
16.00 - 18.30 Menuju Home Stay, Explore Pantai Pasir Panjang, Hunting Sunset
18.30 - 19.30 Istirahat
19.30 - 21.00 Acara bebas
Hari - 2
05.00 - 07.00 Bangun Pagi, Bersih2, Hunting Sun Rise
07.00 - 08.00 Sarapan, Persiapan Jelajah
08.00 - 10.00 Jelajah tebing harapan & Goa Kelelawar
10.00 - 11.00 Back To Home Stay, Bersih2, Packing siap2 Pulang
11.00 - 12.30 Makan Siang, Persiapan Nyebrang
12.30 - 14.00 Nyebrang menuju Pelabuhan Paku
14.00 - Tiba di Pelabuhan Paku
One Day Trip
Hari - 1
05.30 kumpul di meeting point jakarta
06.00 - 08.00 perjalanan menuju anyer
08.00 tiba di Pelabuhan Paku, Siap2 Nyebrang
08.00 - 09.30 Menuju Pulau Sangiang
10.30 - 11.30 Snorkling Spot Lagon Bajo dan lagon waru
11.30 - 13.00 Makan Siang
14.30 - 15.00 Explore tebing harapan
15.00 - 16.00 Bilas, Bersih2
16.00 - 18.00 perjalanan pulang menuju dermaga paku anyer
18.30 - 20.30 menuju jakarta
21.00 tiba di jakarta
PAKET WISATA KAMPUNG NAGA & GUNUNG GALUNGGUNG, GARUT
TENTANG KAMPUNG NAGA
Kampung Naga adalah satu perkampungan yang ditempati oleh sekumpulan orang-orang yang benar-benar kuat dalam memegang kebiasaan istiadat peninggalan leluhurnya, dalam hal semacam ini yaitu kebiasaan Sunda. Seperti permukiman Badui, Kampung Naga jadi objek kajian antropologi tentang kehidupan orang-orang pedesaan Sunda pada saat peralihan dari dampak Hindu menuju dampak Islam di Jawa Barat.
Kampung Naga adalah suatu kampung kebiasaan yang tetap lestari. Orang-orangnya tetap memegang kebiasaan kebiasaan nenek moyang mereka. Mereka menampik intervensi dari pihak luar bila hal semacam itu mencampuri serta mengakibatkan kerusakan kelestarian kampung itu. Tetapi, asal mula kampung ini sendiri tak mempunyai titik jelas. Tidak ada kejelasan histori, kapan serta siapa pendiri dan apa yang melatarbelakangi terbentuknya kampung dengan budaya yang tetap kuat ini. Warga kampung Naga sendiri menyebutkan histori kampungnya dengan arti " Pareum Obor ". Pareum bila ditranslate dalam bhs Indonesia, yakni mati, gelap. Serta obor itu sendiri bermakna penerangan, sinar, lampu. Bila ditranslate singkatnya yakni, Matinya penerangan. Hal semacam ini terkait dengan histori kampung naga itu sendiri. Mereka tak tahu asal-usul kampungnya. Orang-orang kampung naga menceritakan bahwasanya hal semacam ini dikarenakan oleh terbakarnya arsip/histori mereka pada waktu pembakaran kampung naga oleh Organisasi DI/TII Kartosoewiryo. Pada waktu itu, DI/TII inginkan terwujudnya negara Islam di Indonesia. Kampung Naga yang waktu itu lebih mensupport Soekarno serta kurang simpatik dengan kemauan Organisasi itu. Oleh karenanya, DI/TII yg tidak memperoleh simpati warga Kampung Naga membumihanguskan perkampungan itu pada th. 1956.
Adapun sebagian versus histori yang dikisahkan oleh sebagian sumber salah satunya, pada saat kewalian Syeh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati, seseorang abdinya yang bernama Singaparana ditugasi untuk menyebarkan agama Islam ke samping Barat. Lalu ia hingga ke daerah Neglasari yang saat ini jadi Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Ditempat itu, Singaparana oleh orang-orang Kampung Naga dimaksud Sembah Dalam Singaparana. Satu hari ia memperoleh ilapat atau panduan mesti bersemedi. Dalam persemediannya Singaparana memperoleh panduan, bahwasanya ia mesti menempati satu tempat yang saat ini dimaksud Kampung Naga. Tetapi orang-orang kampung Naga sendiri tak yakini kebenaran versus histori itu, karena lantaran ada " pareumeun obor " tadi.
Kampung ini dengan cara administratif ada di lokasi Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Propinsi Jawa Barat. Lokasi Kampung Naga tak jauh dari jalan raya yang menghubungkan kota Garut dengan kota Tasikmalaya. Kampung ini ada di lembah yang subur, dengan batas lokasi, di samping Barat Kampung Naga dibatasi oleh rimba keramat lantaran didalam rimba itu ada makam leluhur orang-orang Kampung Naga. Di samping selatan dibatasi oleh sawah-sawah masyarakat, serta di samping utara serta timur dibatasi oleh Ci Wulan (Kali Wulan) yang sumber airnya datang dari Gunung Cikuray di daerah Garut. Jarak tempuh dari kota Tasikmalaya ke Kampung Naga lebih kurang 30 km., sedang dari kota Garut jaraknya 26 km.. Untuk menuju Kampung Naga dari arah jalan raya Garut-Tasikmalaya mesti menuruni tangga yang telah di tembok (Sunda : sengked) hingga ke pinggir sungai Ciwulan dengan kemiringan seputar 45 derajat dengan jarak kurang lebih 500 mtr.. Lalu lewat jalan setapak menyusuri sungai Ciwulan hingga kedalam Kampung Naga.
Menurut data dari Desa Neglasari, wujud permukaan tanah di Kampung Naga berbentuk perbukitan dengan produktivitas tanah dapat disebutkan subur. Luas tanah Kampung Naga yang ada seluas satu hektar 1/2, beberapa besar dipakai untuk perumahan, pekarangan, kolam, serta selebihnya dipakai untuk pertanian sawah yang dipanen setahun 2 x.
Wujud rumah orang-orang Kampung Naga mesti panggung, bahan rumah dari bambu serta kayu. Atap rumah mesti dari daun nipah, ijuk, atau alang-alang, lantai rumah mesti terbuat dari bambu atau papan kayu. Rumah mesti menghadap kesebelah utara atau ke samping selatan dengan memanjang kearah Barat-Timur. Dinding rumah dari bilik atau anyaman bambu dengan anyaman sasag. Rumah tak bisa dicat, terkecuali dikapur atau dimeni. Bahan rumah tak bisa memakai tembok, meskipun dapat bikin rumah tembok atau gedung (gedong).
Rumah tak bisa dilengkapi dengan perlengkapanan, umpamanya kursi, meja, serta tempat tidur. Rumah tak bisa memiliki daun pintu di dua arah berlawanan. Lantaran menurut asumsi orang-orang Kampung Naga, rizki yang masuk kedalam rumah melaui pintu depan tak lagi keluar lewat pintu belakang. Karenanya dalam menempatkan daun pintu, mereka senantiasa hindari menempatkan daun pintu yang sejajar dalam satu garis lurus.
Di bagian kesenian orang-orang Kampung Naga memiliki pantangan atau tabu mengadakan pertunjukan type kesenian dari luar Kampung Naga seperti wayang golek, dangdut, pencak silat, serta kesenian yang lain yang mempergunakan waditra goong. Sedang kesenian yang disebut warisan leluhur orang-orang Kampung Naga yaitu terbangan, angklung, beluk, serta rengkong. Kesenian beluk saat ini telah tidak sering dikerjakan, sedang kesenian rengkong telah tak di kenal lagi terlebih oleh kelompok generasi muda. Tetapi untuk orang-orang Kampung Naga yang akan melihat kesenian wayang, pencak silat, dsb diijinkan kesenian itu ditampilkan diluar lokasi Kampung Naga.
Adapu pantangan atau tabu yang lain yakni pada hari Selasa, Rabu, serta Sabtu. Orang-orang kampung Naga dilarang mengulas masalah adat-istiadat serta asal-usul kampung Naga. Orang-orang Kampung Naga benar-benar menghormati Eyang Sembah Singaparna yang disebut cikal akan orang-orang Kampung Naga. Sesaat itu, di Tasikmalaya ada suatu tempat yang bernama Singaparna, Orang-orang Kampung Naga menyebutnya nama itu Galunggung, lantaran kata Singaparna berdekatan dengan Singaparna nama leluhur orang-orang Kampung Naga
Kampung Naga adalah suatu kampung kebiasaan yang tetap lestari. Orang-orangnya tetap memegang kebiasaan kebiasaan nenek moyang mereka. Mereka menampik intervensi dari pihak luar bila hal semacam itu mencampuri serta mengakibatkan kerusakan kelestarian kampung itu. Tetapi, asal mula kampung ini sendiri tak mempunyai titik jelas. Tidak ada kejelasan histori, kapan serta siapa pendiri dan apa yang melatarbelakangi terbentuknya kampung dengan budaya yang tetap kuat ini. Warga kampung Naga sendiri menyebutkan histori kampungnya dengan arti " Pareum Obor ". Pareum bila ditranslate dalam bhs Indonesia, yakni mati, gelap. Serta obor itu sendiri bermakna penerangan, sinar, lampu. Bila ditranslate singkatnya yakni, Matinya penerangan. Hal semacam ini terkait dengan histori kampung naga itu sendiri. Mereka tak tahu asal-usul kampungnya. Orang-orang kampung naga menceritakan bahwasanya hal semacam ini dikarenakan oleh terbakarnya arsip/histori mereka pada waktu pembakaran kampung naga oleh Organisasi DI/TII Kartosoewiryo. Pada waktu itu, DI/TII inginkan terwujudnya negara Islam di Indonesia. Kampung Naga yang waktu itu lebih mensupport Soekarno serta kurang simpatik dengan kemauan Organisasi itu. Oleh karenanya, DI/TII yg tidak memperoleh simpati warga Kampung Naga membumihanguskan perkampungan itu pada th. 1956.
Adapun sebagian versus histori yang dikisahkan oleh sebagian sumber salah satunya, pada saat kewalian Syeh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati, seseorang abdinya yang bernama Singaparana ditugasi untuk menyebarkan agama Islam ke samping Barat. Lalu ia hingga ke daerah Neglasari yang saat ini jadi Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Ditempat itu, Singaparana oleh orang-orang Kampung Naga dimaksud Sembah Dalam Singaparana. Satu hari ia memperoleh ilapat atau panduan mesti bersemedi. Dalam persemediannya Singaparana memperoleh panduan, bahwasanya ia mesti menempati satu tempat yang saat ini dimaksud Kampung Naga. Tetapi orang-orang kampung Naga sendiri tak yakini kebenaran versus histori itu, karena lantaran ada " pareumeun obor " tadi.
Kampung ini dengan cara administratif ada di lokasi Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Propinsi Jawa Barat. Lokasi Kampung Naga tak jauh dari jalan raya yang menghubungkan kota Garut dengan kota Tasikmalaya. Kampung ini ada di lembah yang subur, dengan batas lokasi, di samping Barat Kampung Naga dibatasi oleh rimba keramat lantaran didalam rimba itu ada makam leluhur orang-orang Kampung Naga. Di samping selatan dibatasi oleh sawah-sawah masyarakat, serta di samping utara serta timur dibatasi oleh Ci Wulan (Kali Wulan) yang sumber airnya datang dari Gunung Cikuray di daerah Garut. Jarak tempuh dari kota Tasikmalaya ke Kampung Naga lebih kurang 30 km., sedang dari kota Garut jaraknya 26 km.. Untuk menuju Kampung Naga dari arah jalan raya Garut-Tasikmalaya mesti menuruni tangga yang telah di tembok (Sunda : sengked) hingga ke pinggir sungai Ciwulan dengan kemiringan seputar 45 derajat dengan jarak kurang lebih 500 mtr.. Lalu lewat jalan setapak menyusuri sungai Ciwulan hingga kedalam Kampung Naga.
Menurut data dari Desa Neglasari, wujud permukaan tanah di Kampung Naga berbentuk perbukitan dengan produktivitas tanah dapat disebutkan subur. Luas tanah Kampung Naga yang ada seluas satu hektar 1/2, beberapa besar dipakai untuk perumahan, pekarangan, kolam, serta selebihnya dipakai untuk pertanian sawah yang dipanen setahun 2 x.
Wujud rumah orang-orang Kampung Naga mesti panggung, bahan rumah dari bambu serta kayu. Atap rumah mesti dari daun nipah, ijuk, atau alang-alang, lantai rumah mesti terbuat dari bambu atau papan kayu. Rumah mesti menghadap kesebelah utara atau ke samping selatan dengan memanjang kearah Barat-Timur. Dinding rumah dari bilik atau anyaman bambu dengan anyaman sasag. Rumah tak bisa dicat, terkecuali dikapur atau dimeni. Bahan rumah tak bisa memakai tembok, meskipun dapat bikin rumah tembok atau gedung (gedong).
Rumah tak bisa dilengkapi dengan perlengkapanan, umpamanya kursi, meja, serta tempat tidur. Rumah tak bisa memiliki daun pintu di dua arah berlawanan. Lantaran menurut asumsi orang-orang Kampung Naga, rizki yang masuk kedalam rumah melaui pintu depan tak lagi keluar lewat pintu belakang. Karenanya dalam menempatkan daun pintu, mereka senantiasa hindari menempatkan daun pintu yang sejajar dalam satu garis lurus.
Di bagian kesenian orang-orang Kampung Naga memiliki pantangan atau tabu mengadakan pertunjukan type kesenian dari luar Kampung Naga seperti wayang golek, dangdut, pencak silat, serta kesenian yang lain yang mempergunakan waditra goong. Sedang kesenian yang disebut warisan leluhur orang-orang Kampung Naga yaitu terbangan, angklung, beluk, serta rengkong. Kesenian beluk saat ini telah tidak sering dikerjakan, sedang kesenian rengkong telah tak di kenal lagi terlebih oleh kelompok generasi muda. Tetapi untuk orang-orang Kampung Naga yang akan melihat kesenian wayang, pencak silat, dsb diijinkan kesenian itu ditampilkan diluar lokasi Kampung Naga.
Adapu pantangan atau tabu yang lain yakni pada hari Selasa, Rabu, serta Sabtu. Orang-orang kampung Naga dilarang mengulas masalah adat-istiadat serta asal-usul kampung Naga. Orang-orang Kampung Naga benar-benar menghormati Eyang Sembah Singaparna yang disebut cikal akan orang-orang Kampung Naga. Sesaat itu, di Tasikmalaya ada suatu tempat yang bernama Singaparna, Orang-orang Kampung Naga menyebutnya nama itu Galunggung, lantaran kata Singaparna berdekatan dengan Singaparna nama leluhur orang-orang Kampung Naga
PAKET WISATA KAMPUNG NAGA & GUNUNG GALUNGGUNG
Include :
- Transportasi PP AC
- Retribusi
- Konsumsi 2x
Exclude :
- Tip untuk Guide
- Pengeluaran Pribadi
Itenerary :
05:30 : Regristasi ( Lokasi sesuai Kesepakatan )
11:00 : Tiba di Gunung Galunggung
12:00 : Makan Siang sederhana
13:30 : Menuju Kampung Naga
14:30 : Tiba di Kampung Naga
15:30 : Beli oleh-oleh di sekitaran
17:00 : Kembali ke Jakarta
21:00 : Diperkirakan tiba di Jakarta
(Susunan acara bisa berubah sewaktu-waktu akibat cuaca, kepadatan lokasi dan alasan lainnya)
- Transportasi PP AC
- Retribusi
- Konsumsi 2x
Exclude :
- Tip untuk Guide
- Pengeluaran Pribadi
Itenerary :
05:30 : Regristasi ( Lokasi sesuai Kesepakatan )
11:00 : Tiba di Gunung Galunggung
12:00 : Makan Siang sederhana
13:30 : Menuju Kampung Naga
14:30 : Tiba di Kampung Naga
15:30 : Beli oleh-oleh di sekitaran
17:00 : Kembali ke Jakarta
21:00 : Diperkirakan tiba di Jakarta
(Susunan acara bisa berubah sewaktu-waktu akibat cuaca, kepadatan lokasi dan alasan lainnya)
Harga : Rp. 450.000 / orang ( Minimal 12 Orang )
PAKET WISATA GUNUNG PADANG CIANJUR
TENTANG SITUS GUNUNG PADANG
Wisata Gunung Padang adalah peninggalan prasejarah peninggalan kebudayaan Megalitikum di Jawa Barat. Tepatnya ada di perbatasan Dusun Gunung padang serta Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Tempat bisa diraih 20 km. dari persimpangan kota kecamatan WarungKondang, dijalan pada Kota Kabupaten Cianjur serta Sukabumi. Luas kompleks " bangunan " lebih kurang 900 m², terdapat pada ketinggian 885 m dpl, serta areal peninggalan prasejarah ini seputar 3 ha, membuatnya juga sebagai kompleks punden berundak paling besar di Asia Tenggara.
Tempat wisata gunung padang berbukit-bukit curam serta susah dijangkau. Kompleksnya memanjang, menutupi permukaan suatu bukit yang dibatasi oleh deretan batu andesit besar berupa persegi. wisata itu dikelilingi oleh lembah-lembah yang sangatlah dalam1. Tempat ini pada awal mulanya memanglah sudah dikeramatkan oleh warga setempat. 2 Masyarakat menganggapnya juga sebagai tempat Prabu Siliwangi, raja Sunda, berupaya bangun istana dalam semalam.
Bulatkan kemauan Anda untuk berkunjung ke situs mengagumkan ini sebagai suatu warisan peradaban Nusantara yang mengagumkan sekalian penuh sinyal bertanya. Janganlah kalah dengan turis asing yang sudah terkagum-kagum lihat peninggalan prasejarah ini bahkan juga beberapa berhasrat beli sebagian bongkahan batu itu (Red. Terang ini terlarang).
Datanglah kesini untuk lihat langit indah malam hari dibawah riuhnya milyaran bintang di mana pas di dalam Galaksi Bima Sakti yang dikawal rasi Serpens serta Aquila yang mewakili dunia bawah serta atas. Malam cerah di bln. Juli bisa Anda tentukan untuk saat yang prima, duduk waktu malam Bln. Purnama berbarengan reruntuhan yang berumur 2500-4000 SM.
Situs Gunung Padang adalah Punden Berundak yg tidak simetris. Ini tidak sama dengan punden berundak simetris seperti Candi Borrobudur. Suatu punden berundak tak simetris tunjukkan bahwa pembangunan punden ini mementingkan satu arah saja ke mana bangunan ini menghadap. Menerka-lah dalam benak Anda, sangkanya seperti apa bentuk ritual kurban dari nenek moyang pada Matahari, Bln., serta Ruh Leluhur. Apakah benar mereka menghadirkan 5 sapi juga sebagai kurban di 5 terasnya yang bertingkat?
5 teras dari Wisata Gunung Padang ini mengarah pada Gunung Gede (2950 m dpl) yang terdapat seputar 25 km dari situs ini. Teras pertama adalah teras terbawah dengan ukuran terbesar, lalu berturut-turut hingga ke teras lima yang ukurannya makin mengecil. Bentuk punden berundak juga memberikan bahwa makin ke atas jadi tingkat kesuciannya makin tinggi.
Situs prasejarah ini tidak ternilai harga nya, tidak cuma bermakna untuk Indonesia namun juga untuk peradaban manusia. Oleh karenanya, sangatlah bijak untuk Anda tidak untuk mencoret, tak memukul-mukul batu, serta tentu buang sampah pada tempatnya.
Peninggalan prasejarah ini dikelilingi oleh lembah-lembah yang sangatlah dalam. Kompleksnya memanjang, menutupi permukaan suatu bukit yang dibatasi oleh deretan batu andesit besar berupa persegi. Di puncak gunungnya Anda bisa lihat melihat panorama indah serta hamparan sebagian gunung, yakni Gunung Gede, Gunung Pangrango, Gunung Pasir Pogor, Gunung pasir Gombong, serta Gunung Pasir Domas.
Wisata Gunung Padang sesungguhnya bukanlah hanya satu kompleks kebiasaan megalitik di Cianjur. Masih tetap ada peninggalan kebiasaan megalitik di seputar Kabupaten Cianjur yakni di Ciranjang, Pacet, Cikalong Wetan, serta Cibeber.
PAKET WISATA GUNUNG PADANG ( One Day Trip )
Include :
• transportasi AC PP (jakarta-cianjur-jakarta)
• Makan 1x (lunch)
• air mineral
• Tiket masuk wisata
• asuransi wisata
• Guide lokal
• Tour leader
• Dokumentasi
Exclude :
• Oleh-oleh
• Pengeluaran Pribadi
• Tip Guide
• transportasi AC PP (jakarta-cianjur-jakarta)
• Makan 1x (lunch)
• air mineral
• Tiket masuk wisata
• asuransi wisata
• Guide lokal
• Tour leader
• Dokumentasi
Exclude :
• Oleh-oleh
• Pengeluaran Pribadi
• Tip Guide
Rundown Acara :
7.00 : Registasi
7.30-11.00 : Jakarta – Cianjur
11.00-12.00 : Explore Terowongan Stasiun Tua Lampegan, Makan siang,
13.00-13.30 : perjalanan menuju situs padang
14.00-17.00 : explore situs megalitikum situs gunung padang
17.00– 22.00 : perjalanan pulang cianjur – Jakarta
22.00 : tiba di jakarta
*(kegiatan acara bisa berubah sewaktu waktu akibat, cuaca,kepadatan jalan,dan lain lain)
Harga Paket Per Orang:
Rp. 290.000,-/orang ( Minimal 12 Orang )
*Kurang dari 12 orang hubungi marketing kami
PAKET PENDAKIAN GUNUNG GEDE PANGRANGO
Tentang Pendakian Gunung Gede Pangrango
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango mempunyai peranan yang penting dalam sejarah konservasi di Indonesia. Ditetapkan sebagai taman nasional pada tahun 1980. Dengan luas 22.851,03 hektar, kawasan Taman Nasional ini ditutupi oleh hutan hujan tropis pegunungan, hanya berjarak 2 jam (100 km) dari Jakarta. Di dalam kawasan hutan TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO, dapat ditemukan “si pohon raksasa” Rasamala, “si pemburu serangga” atau kantong semar (Nephentes spp); berjenis-jenis anggrek hutan, dan bahkan ada beberapa jenis tumbuhan yang belum dikenal namanya secara ilmiah, seperti jamur yang bercahaya. Disamping keunikan tumbuhannya, kawasan TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO juga merupakan habitat dari berbagai jenis satwa liar, seperti kepik raksasa, sejenis kumbang, lebih dari 100 jenis mamalia seperti Kijang, Pelanduk, Anjing hutan, Macan tutul, Sigung, dll, serta 250 jenis burung. Kawasan ini juga merupakan habitat Owa Jawa, Surili dan Lutung dan Elang Jawa yang populasinya hampir mendekati punah. Ketika anda hiking di kawasan TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO, anda dapat menikmati keindahan ekologi hutan Indonesia.
Sebagai kawasan wisata dan rekreasi, saat akhir minggu (Sabtu dan Minggu) dan hari libur, kawasan wisata Cibodas dan Kebun Raya Cibodas akan diramaikan oleh pengunjung yang membeli souvenir dan oleh-oleh berupa sayuran dan buah-buah segar dengan harga terjangkau dari pasar wisata di Cibodas.
Nikmati liburan anda di kawasan taman nasional, dengan indahnya pesona alam pegunungan, menyegarkan diri anda setelah hari-hari yang sibuk, dan anda dapat belajar tentang alam dan ekosistem alam.
Mari bersama-sama melestarikan alam yang sangat berharga ini dan mewariskannya kepada generasi yang akan datang!!!
Sebagai kawasan wisata dan rekreasi, saat akhir minggu (Sabtu dan Minggu) dan hari libur, kawasan wisata Cibodas dan Kebun Raya Cibodas akan diramaikan oleh pengunjung yang membeli souvenir dan oleh-oleh berupa sayuran dan buah-buah segar dengan harga terjangkau dari pasar wisata di Cibodas.
Nikmati liburan anda di kawasan taman nasional, dengan indahnya pesona alam pegunungan, menyegarkan diri anda setelah hari-hari yang sibuk, dan anda dapat belajar tentang alam dan ekosistem alam.
Mari bersama-sama melestarikan alam yang sangat berharga ini dan mewariskannya kepada generasi yang akan datang!!!
Pendakian
Untuk rehabilitasi dan recovery ekosistem alami hutan hujan Gunung Gede Pangrango, kegiatan pendakian ditutup antara 1 Januari s.d 31 Maret dan Bulan Agustus.
Kegiatan rekreasi lainnya seperti rekreasi ke Air Terjun Cibeureum, dan rekreasi lain dibuka sepanjang tahun.
Peraturan Pendakian
- Melapor kepada petugas di pintu masuk dan di pintu keluar. Petugas akan memeriksa perlengkapan bawaan Anda dan SIMAKSI anda sebelum dan setelah pendakian.
- Dilarang membawa binatang dan tumbuhan dari luar kedalam kawasan TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO.
- Dilarang memberi makanan kepada satwa.
- Tidak diijinkan membuat api di dalam kawasan, kecuali pada lokasi yang sudah diijinkan.
- Dilarang merusak, memindahkan, mencoret-coret sarana dan prasarana di dalam kawasan.
- Dilarang memetik, memindahkan, dan mengambil tumbuhan dari dalam kawasan.
- Jangan berjalan di luar jalur / track utama yang sudah ditentukan.
- Jangan membuang dan meninggalkan sampah di dalam kawasan, bawa sampah Anda ketika turun dari gunung.
- Dilarang membawa shampo, sabun, odol dan bahan detergen lain yang dapat mencemari air tanah.
- Dilarang membawa radio, alat musik, minuman beralkohol, dan narkoba kedalam kawasan.
- Lama maksimum pendakian adalah 2 hari 1 malam.
- Orang asing yang menunjukkan KTP atau KITAS dapat memperoleh harga tiket yang sama dengan wisatawan lokal.
- Menyerahkan fotocopy Identitas resmi (Passport/KTP/KITAS/SIM/Kartu Mahasiswa/Pelajar). Fotocopy tidak akan dikembalikan.
- Jika anda berumur < 17 tahun, diwajibkan menyerahkan surat ijin dari orang tua yang ditanda tangani diatas materai Rp. 6.000,- dan melampirkan fotocopy Identitas resmi orang tua yang masih berlaku.
Perlengkapan yang perlu dibawa :
- Untuk pendakian 1 hari (tanpa kemping), bawalah jaket hujan, lampu senter, dan makanan dan minuman yang cukup.
- Jika ingin kemping di kandang badak atau alun-alun, selain barang-barang diatas, persiapkan juga tenda, perlengkapan memasak, kantong tidur, matras, dan pakaian hangat. Bawalah kantong plastik besar yang dapat dipergunakan misalnya untuk membawa sampah-sampah anda kembali.
Lamanya perjalanan:
Pendakian 1 hari ke Air Panas
- 6 jam pulang pergi -Cibodas
Telaga Biru
Air Terjun Cibeureum
Air Panas
Pendakian 1 hari ke Puncak Gunung Gede
- 11 jam pulang pergi -Sama dengan perjalanan sampai Air Panas, kemudian…
Kandang Badak
Sampai di Puncak Gunung Gede dan kembali ke Cibodas
2 hari 1 malam Pendakian ke Puncak Gede (Cibodas - Cibodas)
- Hari ke 1 ( 5 jam) -CibodasTelaga Biru
Air Terjun Cibeureum
Air Panas
Kandang Badak
- Hari ke 2 (8 jam) -
Sampai di Puncak Gunung Gede dan kembali ke Cibodas
2 hari 1 malam ke Puncak Gunung Gede (Cibodas- Gunung Putri)
- Hari ke 1 (8 jam) -Cibodas
Telaga Biru
Air Terjun Cibeureum
Air Panas
Kandang Badak
Puncak Gunung Gede
Alun-Alun Suryakencana
- Hari ke 2 (4 jam) -
Istirahat di Alun-Alun Suryakencana dan turun ke Gunung Putri. Walaupun jalan sedikit curam, tapi butuh waktu lebih pendek ketika menurun.
Akses
Ada 5 pintu wisata menuju kawasan TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO yaitu:
Cibodas, Gunung Putri, Bodogol, Cisarua, Selabintana dan Situgunung.
Pintu masuk Cibodas, Gunung Putri dan Selabintana merupakan akses utama menuju puncak Gunung Gede dan Pangrango. Pintu masuk Situgunung merupakan pintu menuju Danau Situgunung yang sangat sesuai untuk rekreasi keluarga. Sedangkan, Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol dengan jembatan kanopi sepanjang 400 m memiliki daya tarik bagi pengunjung dan masyarakat umum yang ingin berekreasi dengan merasakan keindahan hutan hujan tropis. Cisarua juga pintu masuk yang dekat dari Jakarta, mempunyai fasilitas untuk kemping yang cocok bagi keluarga, anak sekolah dan kelompok-kelompok pecinta alam.
Pintu Masuk
1. Cibodas
Berjarak 100 km dari Jakarta. Dapat ditempuh melalui Jalan Tol Jagorawi dan keluar di Tol Ciawi. Di pertigaan Ciawi, ambil jurusan Puncak – Bandung. Setelah 7,6 km dari Puncak Pass Hotel, setelah Outlet DSE, belok ke kanan tepat pada pertigaan di Paragajen (Papan Nama Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ada disebelah kiri jalan). Jalan lurus kira-kira 3 km dan sampai pada portal pintu Gerbang Wisata Cibodas, dan disini ada restribusi (mobil dan kendaraan roda dua Rp.3000,- dan setiap penumpang Rp. 1000,-/orang). Tidak jauh dari portal ini, anda menemukan kantor Taman Nasional Gunung Gede Pangrango disebelah kanan.
2. Gunung Putri
Gunung Putri Terletak 15 km dari Cibodas. Pengunjung dapat menuju lokasi ini dari Cipanas dengan jarak kira-kira 7 km. Lokasi Kemping Bobojong di Gunung Putri berjarak 1 km jalan kaki dari terminal angkot di Gunung Putri.
3. Selabintana
Selabintana Berjarak 10 km atau 30 menit dari Sukabumi, melewati jalan perkebunan teh dan kebun sayur. Pintu masuk Selabintana yaitu di Pondok Halimun berada di Cipelang.
4. Situgunung
Pintu masuk Situgunung terletak kira-kira 70 km atau 1.5 jam dari Bogor. Dari Bogor, ambil jurusan Sukabumi dan kemudian berbelok di Cisaat menuju Situgunung. Situgunung terletak di sebelah selatan kawasan Taman Nasional.
5. Bodogol
Dari Bogor ke pintu masuk Bodogol, ambil jurusan Sukabumi, dan berpatokan di Lido (kira-kira 25km). Dari Lido menuju desa Bodogol kira-kira 4km, dan dari desa Bodogol menuju PPKAB kira-kira 3 km melalui jalan berbatu, dan disarankan menggunakan kendaraan roda 4 dengan gardan ganda.
Paket trip Gunung Gede Pangrango 2 Hari 1 Malam
Minimal 5 Orang
Minimal 5 Orang
Harga per orang Rp. 675.000
Fasilitas :
- Handy Talky (HT)
- Flysheet (alat untuk brteduh yang praktis)
- Tenda + Matras
- Medis
- Guide
- Makan 2x (brangkat & pulang)
- Tiket masuk TNGP (taman nasional gunung gede pangrango)
Fasilitas tambahan
Tenda dome kapasitas 4 orang
|
Rp. 50.000/hari
|
Matras 1 orang
|
Rp. 5.000/hari
|
Sleeping bag
|
Rp. 10.000/hari
|
Ransel
|
Rp. 10.0000/hari
|
Raincoat
|
Rp. 10.000/hari
|
Ponco
|
Rp. 5.000/hari
|
Nisting segi empat
|
Rp. 15.000/hari
|
Kompor gas lapangan
|
Rp. 10.000/hari
|
Tabung gas Hi Cook
|
Rp. 10.000/tabung
|
Porter (max. 100L)
|
Rp 150.000/hari
|
Koki
|
Rp. 300.000/hari
|
Hubungi Kami
Arhan Adventure
Jl. Sungai Indra Giri Raya, No. 456 C
Semper Barat
Jakarta Utara, 14130
Email : [email protected]
MARKETING KAMI
Roman
HP : 0819-0602-6035
PIN BB : 572EF62F
WA : 0819-0602-6035
Doddy
HP : 0812-9000-2154
PIN BB : 5E97E5E0
WA: 0812-9000-2154
Entri Populer
-
Tentang Green Canyon, Pangandaran Ketika kita mendengar kata green canyon pasti pikiran kita langsung tertuju ke amerika (USA). Terny...
-
TENTANG PULAU PAHAWANG Pulau Pahawang yaitu destinasi wisata di Propinsi Lampung Sai Bumi Ruwa Jurai yang harus anda kunjungi bila ...
-
Tentang Ujung Genteng Wisata Ujung Genteng - Sukabumi terkenal memiliki banyak tempat wisata alam yang memesona, jarak yang tid...
Google+ Followers
Category List
lokal
(39)
bali
(3)
jawa barat
(3)
lampung
(3)
banten
(2)
bromo
(2)
ciwidey
(2)
dieng
(2)
gunung galunggung
(2)
kampung naga
(2)
karimun jawa
(2)
paralayang puncak
(2)
pulau sangiang
(2)
pulau tidung
(2)
rafting bogor
(2)
sukabumi
(2)
ujung genteng
(2)
Jakarta
(1)
anyer
(1)
artikel
(1)
arung jeram
(1)
baduy
(1)
baluran
(1)
bandung. jawa barat
(1)
bangka
(1)
belitung
(1)
cimaja
(1)
derawan
(1)
garut
(1)
grren canyon
(1)
gunung krakatau
(1)
gunung padang
(1)
ijen
(1)
jawa tengah
(1)
jawa timur. malang batu
(1)
jepara
(1)
jogjakarta
(1)
karimunjawa
(1)
kawah putih
(1)
kiluan
(1)
krakatau
(1)
malang
(1)
outbound bogor
(1)
outbound puncak
(1)
pahawang
(1)
promo
(1)
pulau lombok
(1)
pulau seribu
(1)
pulau tunda
(1)
sawarna
(1)
suku baduy
(1)
surfing
(1)
teluk
(1)
teluk kiluan
(1)
ujung kulon
(1)






